Showing posts with label Rehat. Show all posts
Showing posts with label Rehat. Show all posts

Wednesday, June 3, 2015

Ngarep -_-'


Andai kamu bilang,

"Aku membacanya dan aku suka,"

Aku pasti terbang. Tapi, kamu tidak bilang.


Sunday, May 31, 2015

Sketsa: Yes, Am Amateur! :)


me

again

babies

Icam

Akila

Afra

Khan

Aku suka menggambar. Tapi, tak mahir. Bila ada jeda panjang pekerjaan, aku ambil pinsil dan kertas, mulai memikirkan untuk foto apa yang ingin aku gambar. Tak mirip. Jauh sekali, aku tahu itu. Tak mengapa, aku suka saat-saat kebingungan membuat bentuk wajah yang tak simetris, serta kegagalan saat menciptakan karakter kuat untuk objek yang aku gambar. Aku masih perlu banyak belajar.

Di suatu kesempatan, bila bosan menyerang, aku coret-coret kertas. Di seminar, aku gambar panggung dan panel pembicara. Di tempat kerja, aku gambar Mas Anggi dari tampak belakang. Di kosan, aku gambar wajahku sendiri yang kutatap dalam cermin. Di rumah, aku gambar aktivitas Azka. Di mana-mana, asal ada alat tulis, tanganku tak bisa diam. Kalau bukan menulis, aku menggambar.

Meski gambar yang kubuat bukanlah yang terbaik, kusimpan dengan rasa bangga di blog ini. Kelak saat kulihat kembali, aku tahu aku pernah mencoba. Aku tak takut ditertawakan, sebab aku juga tertawa. Riang. :D

Ckrg, 01062015

Note: Hapenya sdh dimuseumkan -_-

Thursday, May 28, 2015

Gajian: Sehat Ajalah!


...maka kehangatan yang kau rasa. 

(Sheila On 7)

*

Aku: Ma, gaji aku segini. (sebut nominal)

Mama: Yah Alhamdulillah... tapi paling penting jaga kesehatanmu. Kesehatan itu mahal sekali, apalah artinya punya uang banyak kalau sakit-sakitan. Nanti, usahain cek ke dokter. Yah, izin sehari gak papalah.

Aku: (terbaik memang mamaku)

Wednesday, May 27, 2015

Ngerjain Orang: Jahat yang Termaafkan, Kan?


Kau pikir kaulah segalanyaaaaaaa...tuk dimaklumi! 

(Edane)

*

Kring...Kring...

Korban: Halo...

Tersangka: Iya, halo...

Korban: Dengan mbak Aisyah?

Tersangka: Bukan, ini Iis.

Korban: Oh, bisa saya bicara dengan mbak Aisyah

Tersangka: Oke, tunggu sebentar yah.

....

Tersangka: Halo... (dengan suara yang sama tentunya)

Korban: Mbak Aisyah?

Tersangka: Iya, saya. Ada apa?

Korban: Begini mbak...blablabla

Tersangka: Mianheeee Masssss....huahahaha (teriak dalam hati sambil ketawa jahat)

 

Monday, May 25, 2015

Mama Terbaik Sedunia: Kentut.


Now I know there is no other love
Like a mother's love for her child (Celine Dion)

*

"Mama, aku kentut."

"Iya gpp. Itu udah tugas kamu kok."

*

Mama dan Azka: Kesatuan langka yang ada di semesta.

Temuin Orang Ini: Gue Alien!


let’s go where we belong
headed fast as we can for the unknown (Yellowcard)

*

"Gila, panas banget!"

"Lebih gila mereka."

"Yang mana?"

"Itu sana."

"Yang lagi pacaran di bawah pohon?"

"Bukan."

"Yang manaaaa?"

"Itu, yang dekat bangku taman."

"Lah, itukan anak-anak lagi pada makan ice cream?"

"Iyah. Mereka gila karena buat gua gila kepengen juga."

"Uff, lama-lama gua gila juga nih."

*

Gila: Saat temen lu udah gila dan lu suka.

Aku Baik-Baik Saja: Bulls*it!


...perjalanan yang begitu melelahkan. (Letto)

*

"Kalau pikiranmu penuh beban, apa yang kamu lakukan untuk sejenak meringankannya?"

"Memikirkan yang indah-indah. Hehe..."

"Kalau belum juga?"

"Mendengarkan musik. Aku  bikin playlist 'penghilang stress' di hapeku. Hehe..."

"Kalau belum berhasil juga?"

"Hmm.. tidur."

"Kalau belum juga?"

"Curhat mungkin."

"Kalau belum juga?"

"Hah! Kamu kenapa?"

"Aku baik-baik saja."

*

Jangan tanya kenapa pada manusia penganut 'aku baik-baik saja'. Kenali ciri-ciri mereka!

Thursday, February 12, 2015

Reuni Kecil: Mengabsen Ingatan :D


rambut berantakan, muka memelas
dasi mencong, ckckck


"Benarkah waktu merubah seluruh?"

*

Tadi, selepas pulang mengantar Nadirah ke Puskesmas, kami ke Marunda Baru untuk beli lauk. Karena sedang tidak enak badan juga, saya tak memperhatikan sekitar, hanya berjalan saja menuju rumah makan. Nah, saat perjalanan pulang, di tikungan seseorang berdiri sambil memanggil Aisyah -namaku. Saya pikir saya salah dengar, saya terus berjalan dan hampir melewatinya. Namun dia mendatangiku. "Weh, Aisyah, masih inget gua gak? Pantesan dari tadi gua perhatiin, kayak gua kenal ini cewek." Saya diam sambil memastikan wajah di depanku. Belum sepenuhnya sadar, seseorang dari dalam mobil KWK berteriak, "Itu Angga bagong." saat menoleh orang itu sedang melongok dan nyengir lebar.

Arghh, sakitnya kepalaku. Saya ingat nama itu, tapi saya tak mengenali wajahnya. Dan, yang di dalam angkot itu, Dana? Hahhhh kenapa ada reuni kecil di pertigaan seperti ini? -_-

Angga bagong alias Angga Jaya Kusuma, salah satu dari '3 Angga' yang ada di kelas dan Dana -yang kulupai nama panjangnya- mereka berdua adalah teman saat SD. Kalau tak salah kami satu sekolah lagi saat SMP tapi beda kelas. Setelah itu, saya tak tahu lagi kabar tentang mereka. Jadi, tadi adalah pertemuan setelah berpisah bertahun-tahun lamanya. So, apakah kelupaanku dimaklumi? :D

"Kalo gua inget, gak?" Teriak Dana. "Iyya, Dana kan?" Dia nyengir lagi, terlihat senang karena saya mengingatnya. "Jangan mau sama bagong!" teriaknya sambil kemudian menancap gas mobil, mungkin penumpangnya marah-marah karena terlalu lama ngetem. -_- Tinggallah saya, Nadirah dan Angga. Sambil berjalan, Angga menanyakan kabar dan beberapa pertanyaan, menjelaskan siapa dan dimana dirinya selama ini. Saya jawab dengan santai, meskipun sedikit merasa asing karena Angga lumayan berubah. "Pelupa banget sih, lu!" Saya tertawa, "Waktu di pernikahan Lela aja gua lupa sama Tio, Tino, blabla" kujelaskan padanya bahwa bukan hanya dia saja yang saya lupakan. -_- Setelah sekitar 10 meter, Angga pamit, "Sampai di sini aja yah nganternya." Ehhh ternyata nganterin tohhh, lagian siapa juga yang minta dianter. wkwkwk -_-

Saat pernikahan Lela -teman SD- saya bertemu beberapa teman SD lainnya, sebagian diingat sebagiannya lagi terlupakan. Betapa! Mereka yang terlupakan adalah Tio, padahal kami se-RT, teman sepermainan di sekolah dan di rumah, dan yang menjengkelkan adalah dia mengenali saya lebih dulu tanpa keraguan. "Gua aja langsung ngenalin lu, makanya gua ke sini." katanya. Butuh banyak waktu untuk akhirnya saya pun mengingat segala tentang dia. "Hohhhhh lu yang ini kan, yang itu, rumahnya di sini, blablabla...." Tio juga berubah. -_- Begitu pula Tino, saya lupa dia itu siapahhh, maksud saya... hoh, ternyata saya punya teman SD yang namanya Tino. Dia jengkel berat di BBM waktu saya bilang mulai ingat siapa dia. Ahahaha.... mianhe. -_- Yudi, Yanah, Agus, saya lupa banget apa yang terjadi saat SD, mereka siapa, setidaknya mereka duduk dimanahhh? -_-

Entahlah apa yang telah diperbuat waktu sehingga merubah banyak hal. Mereka tak imut lagi (emang gak pernah imut sih) maksudku, para lelaki itu telah tumbuh dengan tidak wajar :D, ada yang tinggi sekali, gemuk, dan segala macam rupa. Selamatlah mereka yang masih saya ingat, Another Angga a.k.a Angga Apriyaldi (almarhumah ibunya selalu bercanda memanggilku calon mantu), Irfan (teman tapi saingan ahahaha), Fadli (Si paklik yang diam2 membaca tulisanku di efbi dan menyuruhku jadi penulis saja, gumawo), Hasyim (setidaknya saya ingat namanya saat diundang ke pernikahannya), Muklis (saingan tapi musuhan, ketemu di jalan dan sempat kuteriakkan namanya), Lico (ternyata anaknya si ibu warung belokan, tetangga gak dekat), Ical (si aki2 anak STPDN, huahhh kutanyakan padanya pernah gak dipukulin, eh dia malah ketawa, katanya semua hanya gossip -_-), Ijul (ahhh ini yang selalu minta cewek makssar pfftt), Dede (Si Blekiii yang macam ustad diliat) dan lainnya -mereka yang belum kutemukan. :D

Untuk teman perempuan, Alhamdulillah sepertinya saya mengingat mereka semua. Semua? Benarkah? Ahahaha gak yakin. -_- Buktinya di angkot, saat seseorang ibu muda yang menggendong bayinya menyapa, saya hanya bisa bengong. Mencoba mengingat siapakah dia. "Aisyah Istiqomah yah?" Saya mengangguk, "Siapa yah?" (ini momen jahat sekali sepertinya) Dia jawab, "Iyang...teman SD." Sekali lagi, butuh beberapa waktu untuk ingatan itu berkumpul. Ah Iyang, yang dulu rambutnya panjang banget, anak Marunda, sobatnya Erlin blablabla Finally, dia berubah: udah jadi ibu2 dengan rambut sebahu. Uff!

Memang, sejak lama berpisah, Iyang adalah salah satu teman yang tak pernah sekalipun berinteraksi denganku di dunia nyata maupun di duni maya. Beda dengan mereka, Taryanti (sobat takkan terlupakan), Novi (Bumil yang baik hati), Raju (si cantik yang semakin cantik), Lela (si cantik temannya si cantik yang semakin cantik :D), Viska (kita tetangga dipisahkan lapangan bola), Devi (yang tiada kabar), Erlin (sempat smsan saat di Makassar), Winda (diingat tapi entah dimana), Lia (si jelita sobatnya bumil) dan lainnya -mereka yang ternyata (benar) telah aku lupakan. -_-

Sebenarnya ada sedikit rasa bersalah, saat saya benar-benar melupakan mereka. Enam tahun kebersamaan (dan lebih), setidaknya harus ada yang menyangkut di memori ini. -_- Dan semakin merasa bersalah lagi, karena mereka semua mengingat saya. Mungkin, karena tahi lalat saya yah? :D Sudah menjadi ciri khas. Atau mungkin karena saya memang tak bisa dilupakan (tertawa jahat) :3


*

Pernah saya membaca sebuah pernyataan kurang lebih seperti ini, bahwa:

"Otak kita menyimpan banyak memori, dan yang benar-benar akan selalu diingat itu, sesuatu yang sangat membahagiakan dan sesuatu yang sangat menyakitkan."

Saya lupa baca dimana dan kurang tahu bagaimana penjelasannya, mungkin maksudnya, memori datang silih berganti, saling menumpuk sehingga untuk memori atau kenangan biasa saja bisa jadi tertimbun dan menyebabkan kita mudah melupakannya dan dikalahkan oleh sesuatu yang SANGAT membahagiakan atau SANGAT menyakitkan. Just my opinion! hehehe Setuju gak?

So, kalau mau diingat terus oleh seseorang just do two options above! :P 

Tapi, apa iya saya se-pelupa ituhhhh? Mengapa saya pelupahhh? Saya belum tua-tua amat kan? Kenapa daya ingat saya lemah begini yah? Tapi yang lebih mengherankan, kenapa gak ada yang lupa sama sayahhhhhh? *kemudian dibuang ke laut* :D :D :D


*

Waktu merubah sebagian dan menyimpan sebagian dalam kenangan. 
Semoga perubahan kita mengarah kepada yang lebih baik.
Sampai jumpa di pertemuan kesekian. :')

Thanks guys, you rock my childhood! :P


*

jkrt, 120215

Thursday, January 22, 2015

#gagalpaham


sumbernya dari gugel, lupa urlx -_-
 
Banyak hal yang tetiba kuingat dan masih saja tak kupahami, 
semisal percakapan seperti ini:


Perempuan 1: Cantikmuuu...

Perempuan 2: Cantikan kamu tau

P 1: Lebih cantik kamu say...

P 2: Iya makasih, tapi lebih cantik kamu

P 1: Ah bisa aja, kamu tuh yang cantik bangettt...

P 2: Gak, aku bener kok. Kamu yang cantikkk banget

P 1: Masa sih? cantikan kamu sayyy...

...dan seterusnya sampai akhir zaman. -____-'

*

Arghhhhhhhhhhhhhh stopppppp, kalo gak ada yang mau ngalah yaudah, GUE YANG PALING CANTIK! Ckckck Pernah dapat percakapan seperti ini? Di FB, di Twitter, di mana aja? Atau jangan-jangan kalian adalah pelakunya? Sering terjadi antar cewetttt -_- entah klo para kaum cowottt pun melakukan hal yang sama. -_- Demi kelangsungan hidup yang sejahtera, PLISSS STOP TO DO THAT! 

Entah apa maksud dari percakapan panjang itu, apakah ada ketulusan di sana? Basa-basi kah? I DON'T CARE! HEY GIRLS, DON'T DO THAT AGAIN! THAT'S NOT FUNNY OR CUTE ANYMORE! SILLY CONVERSATION! -____- Just say "Thanks" and give your sincere smile, enough!

Cukup sekian. :))


Jkrt, 22 Januari 2015

NB: emang ini perlu dipahami yah? Ahahaha

Sunday, January 18, 2015

Mencari Autumn


"Kok ngilang?"

akuhh bukan jin yang bisa ngilangg


"FBnya mana?"

adaji tapi nonaktifki


"Kak Iis, banyak cariki..."

matemija banyak kapang hutangku -_-


"Kak Is, ada orang inbox minta no ta..."

kasih nomornya sedot WC saja


"Aktifin we'na FBmu."

nantipihhhh maupa


"Kapanko mau aktifkan FB mu?"

liat jawabanku di atas


"Nda adami FB ta, nda bisama pantauki."

bukanja buronan kapang kak


"Autumn kemana?"

hiatus kak


"Kak aktifkanmi FBta, rinduka baca tulisanta."

kenalanmi sama keongky dek


"Syah, FB mu kenapa?"

diracun trus mati


"Woi jelek, ada FB gak lu, nanti gue add."

guehhh gakk mau bertemann samaa luhh, Mal!

...


Dear all, pliss berhenti cari Autumn. Aku cemburu nih!
 -_________-



*Belum ada alasan untuk Sparkling Autumn hidup kembali. Fiuhh

Saturday, January 17, 2015

Menunggu Cantik :3


"Kalau aku suruh kamu menunggu yang lamaaaaaaaaaa bangettttttttt, kamu bakalan ngapain aja?"

Hayoo jawab hayoo... :P

Friday, January 16, 2015

Gak Usah Pake Judul Kalau Begini -_-'


"Salah satu kriteria cewek mandiri itu, JAGO SELFIE. 
Motret dirinya sendiri aja gak pernah minta bantuan, 
alias, SELFIAN  ahahaha."

(anggap aja anonim)


-____- alone

apahh sihhhh -____-


with asiah :3

lagiiii -____-

with Atikah :3

lagiiii -_____-

Apppaaa siihhhh iniiii.. yah sudah cukup sampai di sini aja. -_- 
Dan untuk perusahaan pembuat aplikasi foto selfie, plissss cukup! Fiuhhh :3


Nasihat Orang Tak Dikenal


"Kalau gak mau hancur, hancurin diri lu dulu. Takkan hancur apa yang sudah hancur!"
(anonim)

Cool, anon. But, am scared to do that. 

Monday, January 12, 2015

Mencoba Jahat


Mungkin kalimat terjahat dariku seperti ini:

"Jangan terlalu merasa kehilangan, aku di sini baik-baik saja. Masih tetap cantik, gak jahat, selalu ragu-ragu, berat badan naik-turun-naik, dan lupa banyak hal. Oh ya, masih suka tersesat. Aku juga punya banyak teman, tapi hanya sedikit sekali yang bertahan dan kupertahankan. Beberapa pria juga suka padaku, tapi aku malas untuk beramah-tamah, mereka sebut aku jutek. Bodo amat. Terakhir, kalo kangen bilang yah. Sampai ketemu di pelaminan."

Udah jahat banget belum?

Tuesday, November 18, 2014

A Crazy Farewell Party! :')


MAKAN-MAKAN DI BEBEK SALERO
DAN KAROKEAN YANG KACAU :D
18 November 2014
~uyeeeee~


Narsis before eat

again na again :D

Makan-makan :D

togetherness

smiling :)

makanan maknyosss :D

Geng Belakang ahahaha

they're the best lah (y)

persiapan tukar2an hadiah :D

dikocok2, kayak arisann... :D

No.8 Gift from Embun, my enemy classmate :P

Lanjutttt... karokean eaaaa

Mau nyanyi appa narsisan --" ckckck

kalo aku sih, narsisan aja deh :D

with embunn.. mata menyala euy *_*

pulang kiteee

with mbak ana :)

yeaahhh..


This is our Farewall Party yeahhh...
What a beautiful day! Eventhough there is little bit of sadness in our heart,
but we enjoyed this moment.

Big thankfull for my lecturer, Pak Wawan n Pak Nugroho for all of kindness
that you gave for us. May Allah give you both His Blessing. Aamiin.

And you all my crazy classmates, yeaaahhh you rocked this party!
I do never forget what we'd through together, what we did, our tears, laughed
and every single 'gossip' that we talked in class ahahaha

So, should I say goodbye right now?
Damn, how terrible condition. I hate being melow early morning,
so, I just wanna make a pray for us. Please say 'aamiin' gals! :)

This Farewell Party is a moment to remember.
Because of us, Operator Komputer!!!

YEAH!!! ^_^


Jkrt, 191114


Saturday, September 13, 2014

Ha Ha Ha


"Kak, ada kuliak anu. Kukira kita orang spesial, bukanji pale."

"Hoh, iyokah? Nah bukan memangja. Kauji itu berpikir seperti itu."

"Hehehe, karena kelihatannya seperti itu."

"Mdd.."

"Kak, baik-baik jeki?"

"Hah? Iyyo baik-baikja."

"Kukira sakit hatiki... hehe"

"Kah kau melapor terus mukerja. Biarkanmi we' jammi kasih tauka apa-apa."

"Ehmm cemburuki?"

"Nda. Sakit kepalaku anu, malaska berpikir."

"Berarti tapikir teruski yang kukasih tauki? Iyakan?"

"Ckckck, banyak masalahku. Jammeko infokan apa-apa, siapa-siapa, ato apapun lah. Lagi kacau pikiranku."

"Maaf kak nah..."

"Iyyo, sehat-sehat jeko toh?"

"Sehatja."

"Bagus itu. Jaga kesehatanmu."

"Jadi janganmi lagi kukasih tauki tentang dia?"

"Nah, nda pernahja suruhko ato mintaka ckck sudah-sudahmi. Terkadang ketidaktahuan itu pilihan terbaik untuk menyelamatkan harimu."

"Jiaahh...keluarmi kata-kata mutiaranya. Ampunga..."

"Ahahaha issengko. Sudahmi, moma tidur."

"Oh iye, tapi kak..."

"Ehmm apa?"

"Nda sregku sama itu. Kusayangki kak, nda kusuka klo nda bahagiaki."

"Ckckck, siapa jugaaaa...."

"Hahahaha... kucarikanmi yang lain nah."

"Tinro mekoooooooo..."

"Ciee, mauji itu..."

"Zzzzzz"

"Tidurma pae. Met tidur kakak kesayangan..."

"Pretttnuuuu..."

"Ciee, bangun lagi."

"Zzzzzz"

"Ckckck"

___________________________________

*susahnya punya adek ketemu besar, sok perhatianna  -___- Ahahaha

Sunday, August 10, 2014

Mengantar Senja Di Tanahku


kala langit merona saga

dan memantulkan keindahan

apakah kamu bahagia?

Just close your eyes
The sun is going down
You'll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I will be safe and sound

(Safe and Sound)

*

Jkrt, 110814

 
Dok Pribadi: Senja, 090814 di samping rumah :)

Thursday, August 7, 2014

Menyambut Sunrise Delapan Agustus :)


Berjalanlah, melangkahlah!

Temukan Mentari...

Yang mengintip dari sela pepohonan.

Yang berpijar pelan-pelan.

Biarkan cahaya lembutnya menyinarimu.

Dan menyinari bumi sekalian.

Demi langit biru.

Demi embun pagi.

Dan demi ilalang.

  
Maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

*

Hei, Agustus! Tahukah betapa kejamnya saat itu kau menyambutku. Tapi, ah, itu hanya perasaanku saja yang belum dewasa menikmati hidup. Maafkan aku, iya, maafkan kekeliruanku. Biarkan aku menebus salahku, dengan menghargai setiap detak waktu yang kau bawa. Setiap rasa yang ada. Setiap cerita yang kelak tersimpan di kotak kenangan. Aku mencintaimu, Agustus. Mari berbaikan! :)

Perpustakan, Jkrt 080814