Thursday, August 7, 2014

Menyambut Sunrise Delapan Agustus :)


Berjalanlah, melangkahlah!

Temukan Mentari...

Yang mengintip dari sela pepohonan.

Yang berpijar pelan-pelan.

Biarkan cahaya lembutnya menyinarimu.

Dan menyinari bumi sekalian.

Demi langit biru.

Demi embun pagi.

Dan demi ilalang.

  
Maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

*

Hei, Agustus! Tahukah betapa kejamnya saat itu kau menyambutku. Tapi, ah, itu hanya perasaanku saja yang belum dewasa menikmati hidup. Maafkan aku, iya, maafkan kekeliruanku. Biarkan aku menebus salahku, dengan menghargai setiap detak waktu yang kau bawa. Setiap rasa yang ada. Setiap cerita yang kelak tersimpan di kotak kenangan. Aku mencintaimu, Agustus. Mari berbaikan! :)

Perpustakan, Jkrt 080814

No comments:

Post a Comment