Sunday, January 5, 2014

Matari dan Si Penanya: Pertanyaan yang Tertinggal



"Mengapa kau menghindariku, Matari? Aku takkan memintamu menangis kali ini."

"Karena kau selalu bertanya. Aku benci penanya. Dan lagi, kita ada di perpustakaan sekarang. Temukanlah sendiri jawaban jika di kepalamu masih banyak pertanyaan."

"Dengar Matari, aku akan terus bertanya."

"Dan aku akan terus membencimu."

"Tidak, suatu saat nanti, pertanyaanku justru menjadi jawaban bagimu. Aku tak sabar untuk hari itu."

"Aku juga. Semoga ada. Oh iya, aku suka semangatmu hari ini. Tapi aku harus pergi, waktu berkunjung sudah habis. Sampai jumpa."

: Mengapa tak kau ucapkan selamat tinggal? Kau tak pernah memintaku pergi, bukan?

Sore, 06.01.2014

No comments:

Post a Comment